Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi Wa Barakatuhu..... Selamat Datang Di Blog Kaderisasi Keluarga Muslim Teknik UGM..............Menjadi Sahabat "Mencetak Ar Ruhul Jadid-Mahasiswa Harapan Baru Teknik.......

About Us

Foto saya
Berawal dari sebuah kebutuhan untuk menghadirkan pemimpin baru, harapan baru, dan teknik baru.... Sebuah teknik yang Islami... Adalah sebuah keniscayaan bahwa langkah dakwah ini akan dipergulirkan dari satu generasi ke generasi yang lainnya.... Oleh karena itulah dibutuhkan sebuah estafet dakwah antar generasinya... Dibutuhkanlah ruh-ruh penggedor baru yang akan melanjutkan kerja-kerja cerdas dakwah... Maka, terlahirlah sebuah biro di Keluarga Muslim Teknik FT UGM yang akan menjawab tantangan dakwah untuk membentuk kader-kader yang bukan hanya memiliki kapasitas secara personal namun juga peduli (kritis) terhadap kebutuhan ummat dalam bingkai ihsan (keprofesionalan).... Ialah Biro Khusus Kaderisasi... Pada Angkatan Mujahid 1432, biro ini beranggotakan 5 orang sahabat: Idriwal Mayusda TI09),Tito Rizal Prabowo TM09), Nur Rochman Nabawi (TGL09), Khoiriyati Kaulina Rahmaningrum (TF09) dan Umi Kulsum Maharani Priandini (TF09)...
Resapi kembali ajaran keberanian, kebenaran, dan keadilan. Karena kamu akan dipanggil kembali untuk memimpin bangsa-bangsa di dunia. (Muhammad Iqbal)......................Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Khalifah 'Umar)

Waktu

06.35

Islam Anti Diskriminasi

Islam Anti Diskriminasi

Ketika pasukan muslimin mendekati Mesir untuk menguasainya, mereka tiba di perbentengan Babilon. Raja Mesir al-Muqauqis meminta bertemu dengan juru runding dari kaum muslimin. Panglima pasukan Amru bin Ash mengutus regu perunding dibawah pimpinan Ubadah bin Shamith, seorang yang warna kulitnya hitam dengan tinggi badan lebih dari 2 meter.

Ketika melihat Ubadah, al-Muqauqis ketakutan dan berkata, "Jauhkan orang hitam itu dari hadapanku dan tunjuk orang lain sebagai pengganti."

Anggota rombongan menjawab, "Orang hitam ini paling tinggi akal dan ilmunya, dan dialah pemimpin kami."

Muqauqis berkata, "Bagaimanakah kalian bisa menerima orang hitam itu sebagai yang termulia? Bukankah seharusnya dia yang paling rendah?"

Mereka menjawab, "Dia yang paling sempurna akalnya dan lebih dahulu beriman diantara kami."

Muqauqis berkata, "Suruh orang hitam ini berbicara dengan lembut. Saya sungguh takut melihatnya."

Ubadah berkata, "Dalam pasukan kami terdapat 1.000 orang yang warna kulitnya lebih hitam daripada saya."


sumber : alsofwa.or.id



0 komentar:

Posting Komentar